JAKARTA--MI: Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat(3/4) pagi kembali menguat mencapai 110 poin jauh di bawah angka Rp11.500 per dolar, karena pelaku pasar makin optimis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar naik menjadi Rp11.370/11.380 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.480/11.490, kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Jumat(3/4).
Menguat rupiah terhadap dolar itu karena didukung berbagai faktor positif yang muncul di pasar. Masuknya investor asing di pasar modal dan membaiknya data ekonomi Indonesia merupakan faktor yang mendorong kepercayaan pasar, katanya.
Rupiah kemungkinan besar berpeluang menguat hingga mencapai angka Rp11.000 per dolar AS dalam beberapa bulan ke depan dan kemungkinan tidak sampai akhir tahun ini, ujarnya.
Selain itu, membaiknya rupiah karena adanya perjanjian kerjasama "currency swap" dengan bank sentral China dan Jepang sehingga menjaga rupiah makin stabil.
"Kami optimis rupiah akan semakin menguat hingga mendekati angka Rp11.000 per dolar AS," ucapnya.
Laporan Biro Pusat Statistik (BPS), mengenai laju inflasi Maret yang mencapai 0,22%, menurut dia menunjukkan bahwa peluang Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunga acuannya makin besar.
BI akan menurunkan suku bunga untuk memicu pertumbuhan pasar dan perbankan agar aktif menyalurkan kreditnya kepada masyarakat. Apabila ini semua terjadi, pergerakan rupiah ke depan akan semakin baik dan akan terus menguat, tuturnya.
Selasa, 07 April 2009
Rupiah Jumat Pagi Kembali Menguat
Label:
Rupiah Menguat
Langganan:
Posting Komentar (RSS)

Komentar :
Posting Komentar